Monday, 9 September 2013

BID'AH TERBAGI KEPADA 2 BAGIAN: BID'AH HASANAH DAN BID'AH QABIHAH


Dalam kitab "Tahdzibul Asma' wal Lughah" karya Al-Hafizh Abu Zakaria Muhyiddin Yahya bin Syaraf an-Nawawi (Imam Nawawi) pada jilid 2 halaman 276, cetakan "Darul Kutub al-'Ilmiyah", Beirut - Libanon (lihat tulisan pada foto kedua !) dengan keterangan sebagai berikut:

Artinya:

البدعة بكسر الباء هي احداث ما لم يكن فى عهد رسول الله صلى الله عليه و سلم و هي منقسمة الى حسنة و قبيحة

"Al-Bid'ah dengan dibaca kasrah huruf ba'-nya menurut Syara' adalah perbuatan baru yang tidak ada di zaman Rasulullah saw. Dan bid'ah ini terbagi kepada dua bagian: 1. Bid'ah Hasanah (Bid'ah yang baik), dan 2. Bid'ah Qabihah (Bid'ah yang jelek)." 

Sedangkan menurut Imam 'Izzuddin bin Abdussalam bid'ah dibagi kepada lima bagian, yaitu:
1. Bid'ah Wajibah (Bid'ah Wajib),
2. Bid'ah Muharramah (Bid'ah Haram),
3. Bid'ah Mandubah (Bid'ah Sunnah),
4. Bid'ah Makruhah (Bid'ah Makruh),
5. Bid'ah Mubahah (Bid'ah Mubah).


No comments:

Post a Comment